Tuesday, June 25, 2019

si Hitam Manis dari Dataran Tinggi Tanoh Gayo


sumber :  pixabay.com


Siapa yang tak mengenal kopi? Setiap orang pasti mengenal serbuk halus berwarna hitam legam ini, karena melalui proses sangrai dan dihaluskan dengan cara ditumbuk.  penghasil kopi yang berkualitas dan terkenal, salah satunya adalah wilayah dataran tinggi tanoh Gayo tepatnya di Kabupaten Bener Meriah. Salah satu kota yang bisa dikatakan kota termuda di provinsi Aceh ini pasca dimekarkan dari kabupaten Aceh Tengah  saat 13 tahun yang lalu. kota ini selain memamerkan kopinya yang khas juga menyimpan beribu cerita dan pesona yang indah, masyarakatnya yang ramah dan bersahaja, sumber daya alam yang melimpah , menjadi kebanggaan tersendiri di kabupaten bener Meriah ini.
Kota ini sering dijuluki dengan kota diatas awan karena kota ini sangat dingin dan indah. Selain itu kota ini adalah penghasil kopi organik terbaik di dunia, Membuat lidah penikmatnya ingin selalu merasakan kenikmatan si hitam manis ini. kebiasaan masyarakat di kota ini yaitu menikmati kopi sebagai teman setia pengusir udara dingin untuk menyambut fajar dan senja. Sang pencipta telah menganugerahi tanah yang subur di kabupaten ini sehingga cocok untuk ditanami kopi dan tanaman lainnya. Begitu juga dengan hasil tanaman berbagai jenis sayuran yang membuat setiap hari orang hilir mudik keluar masuk Bener Meriah. Tak heran mata pencarian utama di kota ini adalah bertani kopi. Setiap tahun masyarakatnya menghasilkan banyak kopi, baik jenis arabika maupun robusta.  
Ketika tiba di kota Bener Meriah kita langsung di sugukan dengan pemandangan yang serba hijau di tepi jalan. Ya, saat di kota ini kita tidak akan kesulitan mencari perkebunan kopi, karena di setiap pinggiran jalan sudah terdapat pohon kopi yang berjajar dengan rapi. Saat musim hujan, biasanya itu adalah tanda bahwa musim kopi akan segera tiba . Saat musim itu tiba, sejauh mata memandang akan terlihat seperti hamparan salju yang bertebaran dia atas pohon kopi, diikuti dengan wangi bunga kopi yang sangat khas, membuat orang yang melintas seakan ingin berhenti untuk sekedar menikmati keindahan dan kesegaran wangi bunga kopi.
Ketika bunga itu mulai berubah warna menjadi kuning kecoklatan dan untuk beberapa lama maka akan menjadi buah kopi yang kecil nantinya. Setelah beberapa bulan dari proses pembungaan kopi berlangsung, barulah musim panen kopi pun tiba. Salah satu petani kopi yang berasal dari Desa Lewa Jadi Kecamatan Bandar, beliau memiliki kebun kopi seluas 4 rante sebutan dalam perhitungan luas tanah di kota ini, atau setara dengan 1600 meter persegi luas perkebunannya. Beliau mengaku saat musim panen tiba dia bisa menghasilkan 50 kaleng kopi dalam sekali panen. Namun sayangnya yang dikatakan nomor satu didunia tidak dapat menomor satukan harga kopi gayo di tengah masyarakat gayo, masalahnya harga kopi “gelondongan” kata masyarkat gayo, atau kopi yang masih utuh yang baru di petik dari pohon.  pada tahun 2017/2018 masih berkisaran antara Rp. 9.000-11.000 perbambu.
Harga ini masih dikategorikan di bawah harga standar kata beliau, karena dalam proses perawatan kopi gayo membutuhkan modal dan tenaga yang cukup untuk memaksimalkan hasil panen kopi. Mulai dari perawatan memupuk kopi, memangkas kopi, membersihkan secara berkala, rasanya tidak seimbang denga harga yang ditawarkan kepada petani kopi. Tak hanya itu masyarakat juga harus menunggu selama 6 bulan untuk bisa memanen kopi secara maksimal.
 Dalam masalah ini sebernanya akan menimbulkan kerugian terhadap petani kopi. karena tidak ada keseimbangan antara modal dan hasil yang di peroleh. Pemerintah harus memberikan solusi kepada petani kopi mengapa kopi gayo masih di bawah harga standar. Sedangkan kualitas dan peringkat kopi gayo sudah di akui dunia. Berharap dengan ketenaran kopi gayo juga bisa meningkatkan kesejahteraan rakyatnya. 

1 comment:

  1. memang sangat nikmat kopi gayo ini, saya salah satu penggemarnya

    ReplyDelete

Resep Membuat Telu Kuliner Khas Aceh Tenggara Bahan Sederhana

  Telu Khas Aceh Tenggara Sumber Gambar : Seringjalan.com Aceh Tenggara dengan Ibu Kota Kutacane merupakan salah satu kabupaten yang ada...