Monday, June 24, 2019

Bilik Asrama



                Seluas mata memandang terlihat dari depan pintu tebaran pohon liar dan lapangan yang dipenuhi dengan rumput yang sudah mulai meniggi, sesekali terdengar suara burung yang berkicauan. Dari arah jauh kita juga bisa melihat gedung fakultas Febi yang baru selesai dibangun. Karna tempat tinggal kami yang berlokasi di Mahad Jamiah lama lantai dua, membuat kami lebih leluasa melihat tampilan dari sekitar bawah.  Ketika membuka pintu kamar kita bisa langsung melihat berbagai macam peralatan, mulai dari lemari yang tersusun empat buah memanjang,  yang dijadikan pembatas antara tempat tidur dan peralatan dapur.
             Baju yang tergantung rapi dan peralatan tidur yang di tata sedemikian rupa. Sesekali tercium bau tanakan nasi yang menandakan akan masak sempurna. Karena Rice cooker di tempatkan di arah barat tepat di samping pintu.  Ya, maklum tinggal di asrama yang semua perlatannya hampir semua di tempatkan dalam satu ruangan. di arah yang sama di arah barat terdapat jendela tiga pintu yang di desain sederhana.  
            Cat dinding yang terlihat selaras dengan warna cream di seluruh bagian.  Atap yang di cat dengan warna putih bersih dan terpasang lampu dua buah. Kipas angin terpasang di dinding bagian timur dengan warna ungu muda guna mengurangi rasa panas dan pengap di ruang kamar. Di beberapa bagian dinding di arah barat dan selatan terdapat kertas print yang bertuliskan peraturan asrama yang harus di patuhi oleh semua mahasantri. Lantai yang dipasang dengan keramik berwarna putih.
            Begitu sampai di kamar berbagai aktifitas yang dilakukan mahasantri lain pun beragam, mulai dari sibuk mengerjakan tugas, ada yang melihat handphone sambil mendengar musik dengan suara kecil juga ada yang tertidur lelap. kamar ini memang tidak terlalu besar, namun bisa menampung empat orang dalam setiap kamar. Asrama ini memiliki 21 kamar yang khusus di tempati oleh mahasantri yang seluruh mahasantri berjumlah 79 orang.


5 comments:

  1. Koreksi : (rumput yang mulai meninggi.) Kata penghubung jangan di letakkan setelah titik (karena, di, dari, dengan, dsb. Kata bahasa asing di tulis dengan tulisan miring.

    ReplyDelete
  2. NSC : terimakasih masukan nya, saran, kritik dan komentar sangat brharga untuk sya, agar kdpan nya lbih baik lg dan terimakasih sudah berkunjung.

    ReplyDelete
  3. "kk tinggal di asrama itu gmn sih? Karna ada yg blg klo tinggal di psantren2 gitu gak boleh kemana2, apa bner kk?"
    Bahas tips jg dong kak, agar kawan-kawan yg di luar sana betah tinggal di asrama.

    ReplyDelete
    Replies
    1. ok, pertanyaan yang bagus, dan InsyaAllah akan kita bahas di postingan brikutnya ya. sblumnya terimakasih banyak sudah berkunjung.

      Delete

Resep Membuat Telu Kuliner Khas Aceh Tenggara Bahan Sederhana

  Telu Khas Aceh Tenggara Sumber Gambar : Seringjalan.com Aceh Tenggara dengan Ibu Kota Kutacane merupakan salah satu kabupaten yang ada...